Hotline : 0815-1121-9955
Bahasa: 

News at PT. Abdi Properti Indonesia

Pindah ke Lain Hati

Pindah ke Lain Hati

Posted : 31 March 2018

'DUNIA INVESTASI PROPERTI'

PINDAH KE LAIN HATI

Oleh: Eric Hermanto - PT. Abdi Properti Indonesia

Salam rumah untuk semua, 

Hallo sobat properti, salam jumpa lagi. Kira-kira kalau kita merasa bosan dengan satu properti kemudian pindah ke properti lain apakah boleh atau tidak? bakalan rugi atau untung? Yuk kita temukan jawabannya di cerita yang akan saya bagikan berikut ini.

Suatu hari setelah 15 tahun tidak berjumpa, saya bertemu dengan salah satu dosen favorit saya waktu kuliah dulu di sebuah pertemuan alumni di tahun 2017, kita sebut saja Bapak LT. 

Ngobrol punya ngobrol, ternyata saya baru tahu ternyata Bapak LT adalah seorang pengusaha bisnis kos-kosan yang cukup sukses di daerah Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Sudah sejak 15 tahun yang lalu beliau sudah melakukan bisnis kos-kosan di daerah ini. Dan sudah berjalan dengan baik sekali. Beliau sangat menguasai daerah Tanjung Duren. Beliau juga sudah melakukan banyak transaksi jual beli rumah jelek yang nantinya dirobohkan oleh beliau untuk dibuat kos-kosan. Saya pribadi sudah berkunjung ke salah satu rumah kos beliau, dan memang bagus sekali penataan dan juga maksimal sekali hasilnya. Saya pribadi banyak sekali belajar tentang rumah kos dari beliau. Agen setempat juga sudah mengenal baik sekali dengan Bapak LT. Dan Bapak LT juga sudah mengenal warga setempat, dan beliau kenal RT, RW setempat, beliau juga memberdayakan tenaga kerja di lingkungan setempat. Singkat cerita, ini adalah yang saya sebut rumah kos sebagai Expertise Area nya beliau.

Kemudian pada tahun 2013 sedang booming kondotel. Karena bosan dengan kos-kosan makanya Bapak LT beralih ke kondotel di Bali yang terkenal dengan panoramanya yang indah. Dan apa yang terjadi kemudian setelah menunggu 2-3 tahun pembangunan dan sudah beroperasi, ternyata hasilnya tidak sesuai yang diharapkan, ataupun return yang dijanjikan pun tidak sesuai hitungan di atas kertas.

Bapak LT beli properti kondotel berarti dia masuk ke bidang baru yang mana memerlukan pengetahuan awal dan perhitungan resiko yang mantap, bukan hanya sekedar ikut tren. Ingat, sobat properti selalu bermainlah properti di Expertise Area kita.

Nah perhatikan disinilah kelemahannya, kita fokus ke propertinya, seharusnya kita fokus ke uangnya, properti hanya sebagai alat.

Pastinya muncul pertanyaan berikutnya, lha kalau belum ada properti yang menjadi Expertise Area kita gimana dong? Tidak apa, banyak-banyak belajar dulu bisa dari buku, ikut sekolah properti, atau ikut seminar properti atau bisa juga belajar dari orang yang sudah berpengalaman di bidang properti. Dan ketika suatu properti sudah menjadi Expertise Area anda, maka anda tinggal ulang-ulang saja apa yang sudah terbukti sukses anda lakukan.

Selamat berinvestasi properti secara cerdas.