Hotline : 0815-1121-9955
Bahasa: 

News at PT. Abdi Properti Indonesia

Harga fiktif jam 12

Harga fiktif jam 12

Posted : 06 June 2017

‘DUNIA INVESTASI PROPERTI’

Harga fiktif jam 12

Oleh : Eric Hermanto – PT. Abdi Properti Indonesia

                               

Salam rumah untuk semua,

 

Yo sobat properti, what’s up ? tidak menyangka ya  bahwa aplikasi whatsapp yang begitu mendunia ternyata berasal dari kata what’s up ? dengan pengucapan yang hampir mirip dan namanya benar-benar ear catching banget. 😃

Sekarang balik ke properti ya. Judul di atas sangat menarik sekali HARGA FIKTIF JAM 12, maksudnya apa ya ?

Sebagaimana kita ketahui di properti ada yang namanya jam properti atau beberapa teman-teman menyebutnya dengan siklus properti. Siklus properti selalu berputar, kadang bisa di atas, dan terkadang bisa di bawah. Sama seperti kondisi perekonomian kita, bisa lagi bagus ataupun bisa juga tidak bagus. Demikian juga kehidupan kita ada siklusnya terkadang hidup kita bisa di atas, seketika juga bisa di bawah.

Nah kalau saya pribadi lebih senang menyebutnya dengan jam properti. Ketika properti sedang hot-hot nya maka dikatakan properti sedang berada di jam 12 atau disebut juga seller’s market ( Penjual adalah Raja ). Dan ketika properti sedang lesu-lesunya maka dikatakan properti sedang berada di jam 6 atau disebut juga buyer’s market ( Pembeli adalah Raja ). Terus bagaimana dengan jam-jam lainnya ? Memang setiap jam ada indikasinya masing-masing tapi kita tidak perlu pusingkan yang penting kita cukup tahu kapan jam 12 dan kapan jam 6 ?

Sesuai dengan judul di atas HARGA FIKTIF JAM 12, maksudnya apa ? Jam 12 itu adalah kondisi dimana properti sedang di harga tertingginya atau sedang break high ( begitu kata orang saham ). Tembus harga tertinggi, tembus lagi harga tertinggi dan seterusnya. Sehingga harga tersebut tidak mencerminkan harga Market sebenarnya.  Nah pada kondisi di sini, langkah terbaiknya adalah kita menghindari dahulu, jangan melakukan aksi beli. Lebih tepatnya lakukan aksi jual karena harga sedang di kondisi terbaiknya.

Sebagai contoh Apartemen Cosmo Terrace 2 BR (Bedroom) luas 49 m2, kondisi Fully Furnished cantik, pasaran harga 1,75 M dijual di harga 1,67 M di tahun 2014, kemudian saat ini Mei 2017 harga transaksi dengan kondisi yang sama di angka 1,35 M. Apa gak pening kepala ? ☹

Pada saat 2014 si pembeli pastinya merasa dia mendapatkan harga murah, karena harga pasaran 1,75 M tapi dia bisa beli di angka 1,67 M berarti kan pembeli sudah merasa untung 80 juta tetapi sebenarnya yang dia dapatkan adalah HARGA MURAH YANG FIKTIF. Karena yang terjadi selanjutnya ketika pasar lesu harganya hanya dihargai di angka 1,35 M. Nah inilah yang dimaksud dengan HARGA FIKTIF JAM 12.

Dan masih banyak contoh kasus lainnya seperti ini, yang saya temui. So, sebaiknya tetaplah selalu belajar dalam berinvestasi properti.

Selamat berinvestasi properti secara cerdas.